jump to navigation

Upgrade PerformaYamaha V-ixion 26 Juli 2011

Posted by Jussmelon in Modifikasi roda dua.
Tags:
trackback

Otomotif2 – Ngoprek mesin jika dilakukan teliti, hasilnya akan lebih memuaskan. Seperti yang diterapkan pada Yamaha V-Ixion milik Winaldi Harits Primayudha Alwini ini. Buktinya tenaga standar Vixie yang di atas dynamometer hanya berkisar 12-13 dk, bisa naik hingga 21,8 dk! Wah hampir sama dengan power Honda CBR 250R standar tuh!

Artinya kalau dihitung-hitung kenaikan yang terjadi sekitar 70%. Aktor di baliknya adalah R. Bambang Ariengudi RS, yang punya workshop spesialis V-Ixion bernama V-Shop, beralamat di Jl. Teluk Sibolga No. 10, Pondok Bambu, Jaktim.

Ketelitian yang dimaksud sehingga power bisa melonjak sebesar itu, salah satunya pada pengerjaan porting cylinder head yang tak hanya pakai mata bor tuner. “Sekalian diukur pakai flowbench (FB),” tutur mekanik yang bisa dipanggil Ari ini.

Ari kerjasama dengan MBG, Yogyakarta untuk urusan mengukur FB. Bengkel tuner yang terkenal di arena pencinta kecepatan asal kota Gudeg. Sebelum dikirim ke MBG, Ari menggarap dulu porting-annya. Baru kemudian dimaksimalkan di MBG.

“Di sana diukur gas speed-nya, disesuaikan kebutuhan mesin, sehingga hasilnya bisa maksimal. Terbukti sebelum digarap pakai FB, cuma dapat 18 dk. Setelah port-nya diatur ulang, langsung naik jadi 21 dk,” lanjut mekanik 27 tahun ini.

Yang diatur di MBG mendetail sebanyak 8 bagian. Mulai setelah throttle body hingga seating klep. Tiap sisi dibentuk sedemikian rupa sehingga gas speed yang punya satuan cfm (cubic feet per minute) sesuai yang diinginkan. Untuk seating inlet port ada tambahan pembentukan sudut 60º.

Pengerjaan yang dilakukan MBG tak hanya membentuk port sesuai pengukuran FB. Ari juga sekalian request pembesaran klep. Dari standarnya yang hanya 19 mm (in) dan 17,5 mm (ex), naik jadi 22 mm dan 18 mm. Tentunya untuk mengejar gas speed lebih optimal. Klep andalkan merek TK dengan batang 5 mm.

Oh iya, pembesaran ukuran klep pun ada hubungan dengan naiknya ukuran piston. Standar yang hanya 57 mm digusur piston TDR 62 mm. Kalau dihitung volume naik jadi 177,12 cc. Pemasangan dengan menanamkan boring baru, sehingga ketebalan tetap sesuai angka minimal, berkisar 1,5-2 mm.

Terakhir cuma dilakukan penggantian filter dan knalpot. Di sini Ari pun teliti, “Lihat leher pas yang nyambung cylinder head, bentuknya harus lurus tak ada lekukan mirip polisi tidur. Karena berpengaruh pada gas speed,” papar Ari yang punya nama Jawa tulen tapi enggak bisa bahasa Jawa ini.
Data Spesifikasi

Pelek : Chemco 2.5 x 17 & 3.5 x 17

Ban dpn-blkg : FDR Sport XR 110/70-17 & 130/70-17

Cakram : Nissin Tiger revo

Filter : Protec

Klep : TK 22 mm & 18 mm

Piston : TDR 62 mm

Knalpot : R9

V-Shop : 08881732626
Sumber : KLIK

Komentar»

1. Modar - 26 Juli 2011

Biayanya brapa ya

2. Otomotif2™ - 27 Juli 2011

Masalah biaya tanya langsung aja ke bengkelnya Gan..Thanksss…

3. indopoints - 30 Juli 2011

wow setara cbr 250…

4. Otomotif2™ - 30 Juli 2011

yups betul bnget gan..
wusssttttt……

5. willy - 11 Februari 2012

aman g tuh buat ke depannya?

6. muhammad yusuf - 8 November 2012

lokasi bengkel dmn gan??alamat lengkap dnk…

7. Anonim - 18 Desember 2012

kalau buat harian gmn gan?

8. Anonim - 19 Januari 2015

ECU diganti G gan?


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: